Lifestyle Ectasy: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia

Lifestyle Ectasy: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia
Kode Produk: Cultural Studies
Point Reward: 0
Ketersediaan: Out Of Stock
Harga: Rp96.020,00 Rp86.418,00
Tanpa Pajak: Rp86.418,00
Jml:  Beli
   - ATAU -   

 

Judul : Lifestyle Ectasy: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia
Penulis : Idi Subandy Ibrahim (ed.)
Cetakan : 2004
Tebal : 292 halaman
Ukuran : 15 x 21 cm
ISBN : 979-3684-02-X
 
Deskripsi:
 
Mengapa kalau lapar ke McDonald’s, dan bila haus mesti minum Coca Cola? Mengapa shopping malls kian menjamur, sementara pasar-pasar tradisional mulai menusut? Mengapa produksi hand phone terus digenjot, sementara fasilitas telepon umum cenderung mandeg? Mengapa produksi mobil pribadi kian menderas sementara kendaraan umum senantiasa kekurangan? Gaya hidup, berikut simbol-simbolnya saat ini tengah mengguncang struktrur kesadaran manusia. Masyarakat cenderung terserap dalam keperkasaan kebudayaan pop yang kian hegemonik dengan segala atributnya. Gaya hidup telah menjadi komoditas, dan dalam menapaki kehidupannya, kebanyakan orang tamak lebih mementingkan “kulit” ketimbang “isi”.

Buku ini mencoba menunjukkan ada mesin besar “ideologi gaya hidup”, “ideologi waktu senggang”, “halusinasi haus kenikmatan”, dan mitologi penampilan diri yang mendorong manusia modern untuk terus mengonsumsi demi kehidupan yang “wah” dan penuh hura-hura. Gelombang kebudayaan pop dalam masyarakat komoditas Indonesia ditelusuri dari pelbagai sudut pandang oleh para pakar yang kompeten di bidangnya. Buku ini berguna bagi para pengkaji kebudayaan Indonesia, pemerhati industri hiburan, pengkaji sastra, dan seni populer, serta para dosen dan mahasiswa dalam disiplin komunikasi dan politik.

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Avant Propos: Prawacana dari Penerbit — xi

Lifestyle Ecstasy:Kebudayaan Pop dalam “Masyarakat Komoditas” Indonesia — xiii

— Idi Subandy Ibrahim

Pengantar Edisi Kedua — xlv

BAGIAN PERTAMA

Budaya Massa atau Budaya Pop:

Sebuah Pengantar

1. Kebudayaan Massa dalam Kebudayaan Indonesia:

Sebuah Catatan Kecil — 3

— Sapardi Djoko Damono

2. Budaya Elite dan Budaya Massa — 8

— Kuntowijoyo

3. Budaya Massa:

Catatan Konseptual tentang Produk Budaya dan Hiburan

Massa — 13

— Ashadi Siregar

4. Budaya Massa Indonesia — 27

— Umar Kayam

5. “Kesenian Populer” dan Tradisi Jawa — 44

— Clifford Geertz

BAGIAN KEDUA

Budaya Media dan Budaya Citra

1. Budaya Media dan Interaksinya dengan Budaya-budaya Etnik di

Negara-negara sedang Berkembang — 79

— Umar Kayam

2. Pluralisme Media dalam “Era Imagology”:

Sketsa Interaksi Budaya Media dengan Budaya-budaya Etnik — 83

— Darmanto Jatman

3. Pergeseran Sensibilitas Pers Orde Baru:

Sorotan terhadap Peranan Budaya dalam Pembangunan Pers

Pancasila — 91

— Kuntowijoyo

4. Citra Perempuan dalam Media:

Seksploitasi dan Sensasi Sadistik — 101

— Marwah Daud Ibrahim

5. Daur Ulang Sensasi pada Betis Ken Dedes — 114

— Jiwa Atmaja

6. Perempuan, Pasar Film, dan Kekuasaan — 123

— Danarto

7. Boom Sinetron dalam Fenomena Hantu Sensual — 127

— Afrizal Malna

 

BAGIAN KETIGA

Budaya Simbolik dan Komodifikasi Gaya Hidup

1. Show Kemewahan, Suatu Simbol Sukses — 135

— Onghokham

2. Ongkos Sosial Gaya Hidup Mutakhir — 140

— Bre Redana

3. Desain dan Teknologi Gaya Hidup:

Perangkat Elektronik sebagai Simbol Status Sosial — 151

— Alfathri Adlin

4. Realitas-realitas Semu Masyarakat Konsumer:

Estetika Hiperealitas dan Politik Konsumerisme — 170

— Yasraf Amir Piliang

5. Menjadi Modern, Semakin Serba Boleh — 187

— Masri Singarimbun

6. Gaya Hidup Kawula Muda Masa Kini — 192

— Sarlito Wirawan Sarwono

7. Generasi Muda di Tengah Arus Perkembangan Informasi — 196

— Jalaluddin Rakhmat

8. Popularisasi Gaya Hidup:

Sisi Remaja dalam Komunikasi Massa — 206

— Ashadi Siregar

 

BAGIAN KEEMPAT

Budaya Massa:

Hegemoni Kesadaran dan Industri Budaya

1. Dinamika Budaya dalam Kapitalisme Indonesia — 227

— Ariel Heryanto

2. Goyang Dangdut Rhoma Irama:

Aspek-aspek Kebudayaan Pop Indonesia Kontemporer — 234

— William H. Frederick

3. Konstruksi Kebudayaan Nasional Indonesia:

Pola-pola Hegemoni dan Resistensi — 265

— Keith Foulcher

4. Menafsirkan Feminisme dalam Sinema Orde Baru:

Represi dan Resistensi — 285

— Krishna Sen

5. Diskursus Gender di TVRI:

Antara Hegemoni Kolonialisme dan Hollywood — 308

— Saraswati Sunindyo

6. Visual Art dan Public Art:

Habitus dan Komodifikasi Ruang dalam Masyarakat Kota — 325

— Yasraf Amir Piliang

Catatan-catatan — 337

Sumber Tulisan — 367

Tentang Editor — 371

Tentang Para Penulis — 373

Indeks — 383

 

 

 

 

Endorsement

 

“Buku yang Anda sunting tentang kebudayaan pop di Indonesia sangat menarik.…”

—Komentar personal Prof. Clifford Geertz, Direktur pada

Institute for Advanced Studies, Universitas Princeton, Amerika Serikat.

 

“Fantastik.…”

—Komentar personal Prof. Virginia Matheson Hooker,

Asian Studies, Universitas Nasional Australia (ANU).

 

“Tulisan-tulisan yang Anda sajikan bagi pembaca Indonesia merupakan koleksi yang

banyak manfaatnya untuk mendalami perkembangan sosio-budaya yang aktuil di

Indonesia.”

—Komentar personal Dr. Keith Foulcher,

School of Asian Studies, Universitas Sydney, Australia.

 

“Buku berisi kumpulan tulisan ini memang menarik. Menggambarkan bagaimana

budaya populer terbentuk, merasuk, lalu menjadi bagian kehidupan masyarakat kita.”

—Resensi buku oleh Hendriko L. Wiremmer,

Media Indonesia Minggu, 18 Mei 1997, hlm. 7.

 

“Sebagai buku yang mengkritisi fenomena mutakhir, maka menjadi penting membimbing

pembaca untuk tidak menjadi ‘epigon’ budaya pop yang mistis dan semu!”

—Resensi buku oleh S. Tedjo Kusomo,

Surabaya Pos, 23 November 1997.

 

“Ihwal di balik fenomena munculnya ideologi gaya hidup, dikupas buku ini lewat

kehadiran 21 penulis.… Mereka menuangkan tulisan dengan judul yang menggelitik

untuk dibaca.”

—Rubrik buku, “Info Kita”, Femina, edisi No. 481/XXV,

10 Desember 1997, hlm. 10.

 

“Buku yang dibagi dalam empat bagian ini…menyajikan panorama pemikiran dari

berbagai penulis.”

—Resensi buku oleh Reiner E. Ointoe,

Republika, 6 Juli 1997, hlm. 22

 

 

 

 

 

 

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Bestsellers
Pesan, Tanda, dan Makna
Rp120.010,00 Rp108.009,00
Berdasarkan pada 1 review.
Elemen-elemen Semiologi
Rp58.010,00 Rp52.209,00
Berdasarkan pada 1 review.
Feminist Thought
Rp130.010,00 Rp117.009,00
Berdasarkan pada 1 review.
Dominasi Maskulin
Rp56.010,00 Rp50.409,00
Catatan Harian Anne Frank
Rp99.000,00 Rp72.918,00
Imaji/Musik/Teks
Rp67.010,00 Rp60.309,00
Jalasutra © 2017 - Designed By Yoocart
View Mobile / Standard