Dubliners*

Dubliners*
Kode Produk: Sastra
Point Reward: 0
Ketersediaan: Out Of Stock
Harga: Rp45.000,00 Rp38.250,00
Tanpa Pajak: Rp38.250,00
Jml:  Beli
   - ATAU -   
Dubliners
James Joyce
Penerjemah: Wawan Yulianto
Editor: Bagus Takwin
Edisi Indonesia diterbitkan oleh Jalasutra
 
 
 
Avant Propos
 
KARYA EKSPERIMENTAL seringkali menjadi karya yang sukar. Karya James Joyce adalah termasuk salah satunya. Dubliners (1914) merupakan cerita-cerita pendeknya pada masa awal, yang dikenal sebagai studi-studi impresionistis yang ringkas dan jelas. Dubliners adalah buku kedua dari James Joyce yang kami terbitkan setelah A Portrait of the Artist as a Young Man (1916), yang lebih dalam, ketika menampilkan seninya yang khas. Penerbitan kedua karya Joyce yang terhitung tak mudah dipahami itu merupakan salah satu tekad kami sebagai penerbitan yang salah satunya bergerak dalam bidang sastra untuk memperkenalkan karya bukan dari negeri sendiri. Tujuan penerbitan buku tersebut adalah untuk memperkaya pembaca akan bahan-bahan bacaan yang telah diakui kualitasnya. Meski sukar, bukan berarti tak layak dibaca, tetapi justru tak sekadar layak dinikmati keindahan kisah dan gaya bahasanya, tetapi juga layak untuk dikritisi oleh pembacanya.
 
Ketika seorang sastrawan bereksperimen dalam karyanya, pastinya memang akan menghasilkan sebuah karya yang berbeda dan orisinil. Kami berharap pembaca secara luas bisa menikmatinya, bukan saja pembaca yang keterbacaan Bahasa Inggrisnya baik. Kami berharap karya-karya demikian bisa menambah data bagi pembaca kita, khususnya bagi bibit-bibit penulis kita, karena dengan bacaan yang beragam dan luas—kami percaya—akan menghasilkan karya yang baik juga. Kami sebagai penerbitan buku berniat ikut mendukung dunia baca dan tulis menulis dengan menyediakan karya-karya yang baik. Semoga setelah Anda membaca buku ini akan menimbulkan sesuatu yang bermakna, entah penghargaan pada penulisnya atau munculnya keinginan untuk menghasilkan karya, kritik atau apa pun. Selamat Membaca. Selamat menikmati semesta yang ditawarkan Joyce.
 
 
Penerbit
 
 
 
Tentang Penulis
 
 
JAMES AUGUSTINE ALOYSIUS JOYCE (1882-1941), atau lebih dikenal dengan nama James Joyce, adalah seorang novelis, penulis cerpen dan puisi, serta merupakan salah seorang penulis Irlandia yang paling terkenal dan paling inovatif. James Joyce lahir pada tahun 1882 di Rathgar, Dublin, dan menjalani pendidikan di Sekolah Jesuit dan University College, Dublin. Dia telah fasih membaca sejak balita dan memiliki ketertarikan yang sangat besar terhadap bahasa-bahasa modern. Pada tahun 1901 dia menulis sebuah surat dalam bahasa Dano-Norwegian yang penuh berisi pujian kepada Ibsen, sastrawan yang pertama mempengaruhi tulisan-tulisannya. Pada tahun 1902 Joyce pergi ke Paris untuk menghindari kepicikan Katolikisme Irlandia, dan di sana dia tinggal selama setahun dalam kemiskinan, menulis puisi, dan menemukan novel karya Dujardin yang ditulis pada tahun 1888, Les Lauriers sont Coupés, yang kepadanya Joyce menisbatkan kekhasan monolog batinnya, atau stream of consciousness. Dia kembali ke Dublin, tapi segera mening-galkannya lagi bersama Nora Barnacle—yang memberinya seorang putra dan putri, dan yang tidak dia nikahi hingga tahun 1931—dan hanya kembali ke Irlandia untuk kunjungan-kunjungan singkat di sepanjang sisa hidupnya. Karya pertamanya yang diterbitkan adalah buku puisi yang berjudul Chamber Music (1907). Karya ini kemudian diikuti dengan kumpulan cerpen Dubliners (1914), yang disambut dengan antusias dan pujian oleh Ezra Pound, pendukung yang sangat berpengaruh terhadap karier Joyce. Selama Perang Dunia Pertama Joyce tinggal di Zurich, namun kemudian memilih menetap di Paris pada tahun 1920, yang kemudian menjadi tempat tinggal tetapnya. A Portrait of the Artist as a Young Man, yang sebagian besar merupakan karya otobiografis, diterbitkan dalam bentuk serial di Egoist pada tahun 1914-1915. Pengakuan publik terhadap Joyce lambat-laun mulai meluas, tetapi Joyce tetap hidup dalam kemiskinan, dan menderita karena penyakit mata yang sangat berat, yang hampir membutakannya di masa-masa akhir kehidupannya. Tragedi penyakit mental putrinya, yang akhirnya harus dirawat di rumah sakit jiwa, berpengaruh sangat mendalam terhadap Joyce. Masterpiecenya, Ulysses, pertama kali diterbitkan di Paris pada tahun 1922 dan dipuji sebagai karya seorang jenius oleh para penulis seperti Eliot dan Hemingway, sedang karya eksperimental utamanya yang kedua, Finnegans Wake, terbit secara utuh pada tahun 1939. Kedua bentuk sastra baru yang menggairahkan ini telah merevolusi struktur novel dan mendorong bahasa hingga batasnya, dan membuat Joyce jadi dikenal luas sebagai jenius sastra terbesar di abad dua puluh. James Joyce meninggal pada tahun 1941.
 
 
Joyce menulis Dubliners, kumpulan berbagai macam panorama yang diambil dari kehidupan Dublin, ketika dia baru berusia dua puluh lima tahun. Sebuah eksperimen sastra, dan cerita-cerita tersebut masih sama menyegarkan dan mengherankan hingga saat ini, sebagaimana halnya ketika cerita-cerita tersebut diterbitkan pertama kali pada tahun 1914.[]

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Bestsellers
Pesan, Tanda, dan Makna
Rp120.010,00 Rp108.009,00
Berdasarkan pada 1 review.
Elemen-elemen Semiologi
Rp58.010,00 Rp52.209,00
Berdasarkan pada 1 review.
Feminist Thought
Rp130.010,00 Rp117.009,00
Berdasarkan pada 1 review.
Dominasi Maskulin
Rp56.010,00 Rp50.409,00
Catatan Harian Anne Frank
Rp99.000,00 Rp72.918,00
Imaji/Musik/Teks
Rp67.010,00 Rp60.309,00
Jalasutra © 2018 - Designed By Yoocart
View Mobile / Standard