Posfeminisme & Cultural Studies

Posfeminisme & Cultural Studies
Kode Produk: Cultural Studies
Point Reward: 0
Ketersediaan: Out Of Stock
Harga: Rp77.010,00 Rp69.309,00
Tanpa Pajak: Rp69.309,00
Jml:  Beli
   - ATAU -   
 
Penulis : Ann Brooks
Cetakan : 2008
Tebal : 365 halaman
Ukuran : 15 x 21 cm
ISBN : 979-3684-28-3
 
Deskripsi: 
“Posfeminisme memungkinkan suara perempuan yang selama ini termarjinalkan akan kembali mendapatkan tempat dalam wacana feminisme dan wacana publik. Barangkali inilah gaung dari kesadaran posfeminisme yang bisa disuarakan dalam dunia yang dirindukan oleh sebagian orang sebagai dunia post-patriarchy society. Mungkin terdengar utopia. Tapi bukankah ketika ada keyakinan, di situ ada harapan untuk memperbaiki nasib perempuan dalam dunia yang semakin egaliter.” (Idi Subandy Ibrahim)
 
 
 
Ann Brooks menunjukkan bagaimana feminisme telah beranjak dari fondasinya dalam model humanis liberal Pencerahan Barat sejak periode Gelombang Kedua, dan bagaimana tantangan wacana subaltern telah memaksanya untuk mendefinisikan kembali dirinya dan supaya lebih tanggap terhadap tantangan politik dan etik. dalam buku aada 9 bab masing nmasing dari bab tersebut melihat posfeminisme yang berhubungan dengan:
 
- Epistemologi feminis
- Foucault
- Teori psikoanalisis dan semiologi
- Posmodernisme dan poskolonialisme
- Politik Kebudayaan
- Kebudayaan pop
- Film media
- Seksualitas dan identitas
 
Bagi mereka yang tengah mencari panduan untuk menyeberangi perairan'teori feminis kontemporer yang terkadang suram, buku ini akan menjadi tempat persinggahan awal yang menenteramkan hati.
 
Buku ini membahas kebudaayaan pop dan menyimpulkan bahwa persimpangan perdebatan posfeminisme dengan budaya pop kaya akan potensi untuk menyelidiki politik representasi dan persolaan identitas elemen-elemen ini penting untuk menjelaskan plualisme feminis dalam pertemuaan dalam kebudayaan, khususnya posmodernisme. Bab ini telah mempertimbangkan pendefinisian kembali dan evaluasi posfeminisme atas budaya pop sebagai suatu area kontentasi politik dan resprenstasi. Perbedaan tersebut dapat dilihat seputar Madonna sebagai ikon budaya pop, persimpangan posfeminisme tentang Madona dapat dipandang mewakili momen intervensi posfeminisme sebagai suatu kerangka referensi, mungkin pada saatnya nanti dapat diterima sebagai pengganti yang jelas dari feminisme gelombang kedua dari mereferensikan keragaman konseptual dan teoritis serta merangkum gebrakan politik filosofis yang beragam untuk perubahan.
 

 

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Bestsellers
Pesan, Tanda, dan Makna
Rp120.010,00 Rp108.009,00
Berdasarkan pada 1 review.
Elemen-elemen Semiologi
Rp58.010,00 Rp52.209,00
Berdasarkan pada 1 review.
Feminist Thought
Rp130.010,00 Rp117.009,00
Berdasarkan pada 1 review.
Dominasi Maskulin
Rp56.010,00 Rp50.409,00
Catatan Harian Anne Frank
Rp81.020,00 Rp72.918,00
Imaji/Musik/Teks
Rp67.010,00 Rp60.309,00
Jalasutra © 2017 - Designed By Yoocart
View Mobile / Standard